Mahasiswa Teknik Mesin UNTAR Raih 1 Gold Medal dan 3 Bronze Medal di Indonesia Investors Day 2026

Jakarta – Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Tarumanagara (UNTAR) berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Indonesia Inventors Day (IID) 2026 yang diselenggarakan pada 3–6 Oktober 2026 di SMESCO Indonesia, Jakarta. Dalam kompetisi inovasi bertaraf internasional yang merupakan bagian dari World Invention and Technology Expo (WINTEX) ini, mahasiswa Teknik Mesin UNTAR berhasil meraih 1 Gold Medal dan 3 Bronze Medal melalui empat karya inovatif di bidang teknologi dan rekayasa.

Mengusung tema “Build By Idea, Shaped By People”, IID 2026 menjadi wadah bagi inovator, peneliti, pelajar, dan mahasiswa untuk memamerkan karya serta mengembangkan solusi inovatif yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat. Keikutsertaan mahasiswa Teknik Mesin UNTAR dalam ajang ini juga menjadi kesempatan untuk mengasah kreativitas, memperluas wawasan, serta menunjukkan kemampuan dalam mengembangkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Teknik Mesin UNTAR menghadirkan empat karya inovasi, yaitu Archimedes Renewable Power Generator, High-Efficiency Shoe Dryer with Heat and Airflow System, Smart Vision Waste Sorter, dan Sand Beach Conveyor’26. Keempat karya tersebut merupakan hasil pengembangan mahasiswa yang menunjukkan penerapan ilmu teknik mesin dalam menghasilkan solusi melalui inovasi dan rekayasa. Karya Archimedes Renewable Power Generator dikembangkan oleh George Jocewen Lie (24-35) sebagai ketua tim, bersama Matthew Gregory Hasan (24-43), Rifaldi Azra Pradipta (24-46), dan Nathanael Jusuf (25-62), di bawah supervisi Dr. Abrar Riza, S.T., M.T. Selanjutnya, karya High-Efficiency Shoe Dryer with Heat and Airflow System dikembangkan oleh Oswald Lawrencio (24-37), Muhammad Apriyaldi (24-03), Calsen Hartanto (24-32), dan Reyhan Arya Nanda (25-15), dengan supervisi Ir. Didi Widya Utama, S.T., M.T., Ph.D. Sementara itu, tim Smart Vision Waste Sorter yang diketuai Nicholas Jayaputra (24-40), bersama Reyvaldo (24-03), Michael Gideon Fajar Philips (24-16), dan Khayru Alayka Purtra Hamsah (25-68), dibimbing oleh Dr. Ir. Erwin Siahaan, M.Si. Adapun karya Sand Beach Conveyor’26 dikembangkan oleh Louis Pascal (24-04) sebagai ketua tim, bersama Galih Purwo Hanggoro (24-02), Salma Khaula Bazla (24-24), dan Sifa Fauziah (25-47), di bawah supervisi Ir. M. Sobron Y. Lubis, M.Sc., Ph.D.

Kepala Program Studi Teknik Mesin UNTAR, Ir. Didi Widya Utama, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan kebanggaannya atas karya dan prestasi yang diraih mahasiswa dalam ajang tersebut. “Sebagai Kaprodi Teknik Mesin, saya bangga memiliki mahasiswa yang berkarya dan berprestasi dalam kegiatan WINTEX ini. Kompetisi dan exhibition merupakan hasil dari project capstone design mahasiswa Mesin yang berorientasi pada SDGs serta berdampak pada masyarakat luas,” ujarnya.

Pencapaian ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, kerja sama, dan upaya mahasiswa Teknik Mesin UNTAR dalam mengembangkan karya inovatif. Selain menjadi kebanggaan bagi program studi, prestasi ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, menghasilkan inovasi yang berkelanjutan, serta berkontribusi bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Keberhasilan mahasiswa Teknik Mesin UNTAR dalam IID 2026 sekaligus mencerminkan komitmen program studi untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui proyek rekayasa yang aplikatif, inovatif, dan berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat.

 

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

24

Mei

Hari Raya Waisak

25

Mei

Wisuda ke-83 Untar

27-29

Mei

Rapat Kerja Untar 2024

1

Juni

Hari Lahir Pancasila

31

Juli

Batas Akhir Pendaftaran Mahasiswa Baru
UNTAR Fakultas Teknik