Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara Dukung Pembelajaran Karakter Melalui KKN Tematik

Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara (FT Untar) turut berpartisipasi dalam kegiatan KKN Tematik 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat oleh LLDikti Wilayah III dan LLDikti Wilayah X. Kegiatan tersebut diwakili oleh empat mahasiswa Universitas Tarumanagara, salah satunya berasal dari Program Studi Teknik Industri yaitu Michella Ellen, serta turut dihadiri oleh Ibu Lina Gozali, S.T., M.M., Ph.D. dan Ibu Carla Olyvia Doaly, S.T., M.T. selaku dosen pendamping dari prodi yang sama.

Mengusung tema “Bangkik Basamo, Mambangun Nagari.” Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemulihan dan pengembangan masyarakat dengan mempertemukan mahasiswa lintas perguruan tinggi dan disiplin ilmu untuk menyediakan sebuah solusi atas kebutuhan nyata masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan menyampaikan apresiasi terhadap seluruh perguruan tinggi yang sudah turut berpartisipasi dalam mengikuti program ini melalui pengiriman mahasiswa dari masing-masing Universitas. Ia menekankan bahwa KKN Tematik diharapkan menjadi sebuah tradisi antar perguruan tinggi untuk berkolaborasi dan sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi para mahasiswa.

Program KKN Tematik kolaboratif 2026 mencakup delapan bidang strategis, dengan empat bidang utama meliputi pendidikan, kesehatan, pertanian, serta ekonomi kreatif dan digital marketing. Bidang pendidikan diwujudkan melalui pendampingan karakter, trauma healing, literasi teknologi, dan edukasi kebencanaan. Bidang kesehatan mencakup pemeriksaan kesehatan, edukasi sanitasi, dan pengelolaan air bersih. Sementara itu, bidang pertanian diarahkan pada transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, optimalisasi hasil pangan, serta penguatan ketahanan pangan.

Pada bidang ekonomi kreatif dan digital marketing, para mahasiswa ikut serta dalam kegiatan pelatihan sebagai upaya meningkatkan literasi digital, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan QRIS bagi UMKM, lalu mengembangkan produk makanan dan minuman yang disediakan, serta pemanfaatan bahan daur ulang menjadi produk bernilai ekonomi. Setelah itu, dilakukan pengembangan marketplace dan website nagari sebagai sarana digitalisasi pemasaran produk unggulan. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha, menambah nilai produk lokal, serta memperluas jangkauan pemasaran melalui teknologi digital.

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

24

Mei

Hari Raya Waisak

25

Mei

Wisuda ke-83 Untar

27-29

Mei

Rapat Kerja Untar 2024

1

Juni

Hari Lahir Pancasila

31

Juli

Batas Akhir Pendaftaran Mahasiswa Baru
UNTAR Fakultas Teknik