JAKARTA, 26 Juni 2026 – Semangat inovasi dan kolaborasi antar disiplin ilmu kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Tarumanagara (UNTAR). Melalui tim bernama “Robinhood”, para mahasiswa yang berasal dari latar belakang keilmuan berbeda resmi berpartisipasi dalam kompetisi robotik Transporter bertaraf internasional di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berlangsung di Jakarta.
Keterlibatan dalam ajang bergengsi ini didasari oleh dua motivasi besar. Secara personal, kompetisi ini dipandang sebagai wadah akselerasi untuk mengembangkan kemampuan teknis robotik secara komprehensif, mulai dari perancangan mekanik, design, sistem elektronik, hingga pengodean (coding). Tekanan tinggi dalam atmosfer perlombaan justru dinilai positif sebagai pemicu (katalis) yang memaksa tim untuk belajar lebih cepat dan melampaui batas kemampuan mereka saat ini.
Berbeda dari partisipasi sebelumnya, tim Robinhood menjadi simbol kuat sinergi interdisipliner di lingkungan Fakultas Teknik UNTAR. Tim ini digawangi oleh kolaborasi solid antara 3 Program Studi, yaitu: Nicolas Chandra (525240012) dari Teknik Elektro, Alexander Hendrik (545240002) dari Teknik Industri, dan Nicholas Jayaputra (515240040) dari Teknik Mesin.
Selain pencapaian teknis, ada misi idealis yang dibawa oleh tim Elektro dalam perlombaan ini. Melihat vakumnya kegiatan robotik di kampus belakangan ini, momentum kompetisi skala Internasional dijadikan peluang emas untuk menginisiasi kembali berdirinya klub robotik UNTAR.
Melalui proyek bersama ini, hubungan dan komunikasi antara mahasiswa Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Industri berhasil dipererat. Sinergi segitiga inilah yang diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mendirikan dan menghidupkan kembali wadah kreativitas robotik yang berkelanjutan di kampus.
Meski hasil akhir dari perlombaan kali ini belum sepenuhnya memuaskan dari segi peringkat, tim Robinhood pulang dengan kepala tegak dan membawa pulang pengalaman yang jauh lebih berharga.
“Kami merasa sangat senang karena melalui lomba ini kami belajar banyak hal baru dan hubungan pertemanan antar lintas jurusan menjadi jauh lebih dekat. Pengalaman ini bukan sekadar harapan, melainkan sebuah keharusan bagi kami untuk menjadikannya pelajaran berharga demi menghadapi perlombaan selanjutnya,” ujar perwakilan tim Robinhood dari Teknik Elektro.
Dengan modal evaluasi dari kompetisi ini, serta pengetahuan yang didapatkan secara mandiri maupun melalui proses saling berbagi ilmu antar-anggota tim, tim Robinhood optimistis dan yakin bahwa performa mereka di ajang berikutnya akan berjalan jauh lebih baik dan siap menargetkan posisi peringkat yang jauh lebih tinggi. Partisipasi ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan awal dari kebangkitan inovasi teknologi mahasiswa UNTAR di masa depan.


