Fakultas Teknik (FT) Universitas Tarumanagara (Untar) melalui Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Tarumanagara (IMASTA) sukses menyelenggarakan Civil National Expo (CNE) 2026, kompetisi akademik tahunan tingkat nasional yang telah memasuki penyelenggaraan ke-29. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa teknik sipil dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menunjukkan kemampuan akademik, berkolaborasi, serta menghadirkan solusi inovatif bagi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Wilson Kosasih, M.T., IPM, ASEAN Eng., memberikan sambutan sekaligus membuka CNE 2026.
Sebanyak 12 tim dari berbagai perguruan tinggi berhasil melaju ke babak final, yakni Universitas Tarumanagara, Universitas Tidar, Institut Teknologi Bandung, Universitas Tunas Pembangunan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pertamina, Politeknik Astra, Universitas Diponegoro, dan Politeknik Negeri Semarang.
CNE 2026 mempertandingkan empat kategori, yaitu Analisis Geoteknik, Analisis Transportasi, Estimasi Biaya Proyek, dan Lomba Beton Nasional. Melalui berbagai kategori tersebut, peserta ditantang untuk menghasilkan solusi terhadap berbagai persoalan di bidang teknik sipil, mulai dari rekayasa geoteknik dan transportasi hingga inovasi material konstruksi.
Pada Lomba Beton Nasional, para peserta menghadirkan beragam inovasi beton ramah lingkungan dengan memanfaatkan material alternatif, seperti limbah cangkang telur, limbah beton, dan abu sekam padi. Kompetisi ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-9, ke-11, dan ke-12 yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur berkelanjutan, kota yang tangguh, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Turut hadir Kaprodi Sarjana, Magister, Doktor Teknik Sipil, Dr. Ir. Daniel Christianto, M.T., IPM, Dr. Ir. Wati Asriningsih Pranoto, M.T., dan Ir. Oei Fuk Tjin, M.Eng., D.Eng.
Melalui penyelenggaraan CNE 2026, Fakultas Teknik Untar berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah pengembangan kompetensi, inovasi, dan kolaborasi bagi mahasiswa teknik sipil dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya solusi konstruksi yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.
